Jenis-jenis Baki Muffin:
- Standar: Kaleng muffin standar biasanya memiliki 12 cup.
- Mini: Loyang muffin mini memiliki cangkir yang lebih kecil untuk membuat camilan seukuran sekali gigit.
- Jumbo: Loyang muffin jumbo memiliki cangkir yang lebih besar untuk memanggang muffin berukuran besar.
- Khusus: Loyang muffin khusus tersedia dalam berbagai bentuk, seperti bentuk hati, bintang, atau hewan.
Bahan:
- Aluminium: Loyang muffin aluminium ringan, terjangkau, dan menghantarkan panas secara merata.
- Silikon: Loyang muffin dari silikon bersifat fleksibel, tidak lengket, dan mudah dibersihkan. Mereka sering digunakan untuk memanggang makanan yang lembut.
- Baja Tahan Karat: Loyang muffin dari baja tahan karat tahan lama dan tahan panas. Mereka sering digunakan di dapur komersial.
Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Baki Muffin:
- Ukuran: Pilihlah baki muffin yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
- Bahan: Pertimbangkan preferensi Anda dan jenis muffin yang akan Anda buat.
- Lapisan Anti Lengket: Lapisan anti lengket dapat mempermudah pembersihan dan mencegah muffin lengket.
- Bentuk Cangkir: Beberapa cetakan muffin memiliki bentuk cangkir yang unik, seperti tepi yang bergalur atau bergigi.
Perawatan dan Pemeliharaan yang Tepat:
- Cuci tangan: Cuci loyang muffin dengan sabun lembut dan air.
- Hindari Bahan Pengikis yang Keras: Hindari penggunaan bantalan gosok yang keras atau pembersih yang dapat merusak permukaan.
- Keringkan secara menyeluruh: Keringkan loyang muffin sepenuhnya sebelum disimpan.
- Hindari Perubahan Suhu Ekstrem: Perubahan suhu yang tiba-tiba dapat menyebabkan lengkungan.
Loyang muffin adalah alat serbaguna dan penting bagi pembuat roti mana pun. Dengan memilih ukuran, bahan, dan fitur yang tepat, Anda dapat memastikan hasil muffin Anda sempurna setiap saat.